Di edisi yang lalu kita membahas ”NASRANI dan KRISTEN” yang berakhir pada subtopik NASRANI, maka kali ini kita akan melanjutkan pada subtopik berikutnya yakni KRISTEN.
Apa Arti Kristen ?
Pengertian Kristen berasal dari kata "Kristos" dalam bahasa Yunani yang kemudian menjadi Kristus atau Juruselamat. Kristus adalah gelar yang diberikan kepada Yesus sebagai juruselamat oleh Paulus setelah sepeninggal Yesus.
Siapa Paulus itu ?
Paulus adalah seseorang yang hidup sezaman dengan Yesus. Paulus lahir di Tarsus. Paulus dalam bahasa Ibrani bernama Saulus. Ia menjadi murid seorang rabi bernama Gamaliel dan mempunyai teman bernama Barnabas.
Pada saat Yesus mulai berdakwah Paulus memusuhi Yesus dan murid-muridnya, tetapi Barnabas bergabung menjadi pengikut Yesus. Setelah Yesus mati disalib (menurut padangan Kristen ) Paulus menyatakan bertobat, kemudian ingin bergabung dengan murid-murid Yesus. Tetapi murid-murid Yesus keberatan terutama Yakobus dan Yohanes.
Barnabas membujuk murid-murid Yesus agar mau menerima Paulus. Tetapi kecurigaan murid-murid Yesus ternyata benar. Setelah Paulus bergabung tenyata dia memisahkan diri dengan membuat sekte Nasrani ( Kis 24:5 ) kemudian membuat ajaran baru yang beretentangan dengan ajaran Yesus, yang sekarang dikenal dengan sebutan Kristen.
Apa dasar-dasar ajaran Paulus ?
1. Dosa asal (waris ) ( Roma 5:12 )
2. Yesus Anak Allah ( Kisah rasul 9:20)
3. Allah menjelma menjadi manusia ( Yesus ) ( Yohanes 1:14)
4. Penyaliban Yesus ( 1Korintus 15:1-11)
5. Penebusan dosa oleh Yesus ( Kisahrasul 13:38)
6. Kebangkitan Yesus (1Korintus 15:35-58)
7. Yesus naik ke surga (Lukas 24:50)
Tujuh pokok ajaran Paulus tersebut disebut doktrin, yang sekarang menjadi pegangan gereja yang tidak bisa dipikir dengan nalar tetapi diyakini dalam hati.
Apa yang diajarkan Paulus kemudian ?
Paulus membuat ajaran baru yang bertentangan dengan ajaran Yesus antara lain :
1. Yesus adalah Allah (Roma 9:5; Ibrani 1:3)
2. Yesus adalah Tuhan ( Roma 10:9)
3. Yesus adalah anak Allah ( Kisah rasul 9:20)
4. Yesus adalah Kristus/Mesias/Juruselamat Kisah rasul 9:22 )
5. Paulus membatalkan Hukum Taurat ( Efesus 2:5)
6. Paulus meniadakan sunat (Galatia 5:2 )
7. Paulus mengajarkan bahwa Tuhan tidak Esa ( dua ) (1Korintus 8:6 )
8. Paulus mengajarkan ajarannya keluar dari bangsa Israel (Kisah Rasul 18:6)
Jadi Kristen adalah panggilan terhadap orang yang percaya bahwa Yesus adalah Kristus yang diajarkan oleh Paulus. Pada awalnya Paulus membentuk sekte Nasrani, kemudian mengajarkan bahwa Yesus adalah Kristus.
Kisah rasul 24:5 Telah nyata kepada kami, bahwa orang ini ( Paulus ) adalah penyakit sampar, seorang yang menimbulkan kekacauan di antara semua orang Yahudi di seluruh dunia yang beradab, dan bahwa ia adalah seorang tokoh dari sekte orang Nasrani.
Kisah rasul 9:22 Akan tetapi Saulus ( Paulus ) semakin besar pengaruhnya dan ia membingungkan orang-orang Yahudi yang tinggal di Damsyik, karena ia membuktikan, bahwa Yesus adalah Mesias ( Kristus).
Bagaimana pandangan Paulus terhadap Yesus ?
- Paulus mengatakan Yesus adalah Allah ( Roma 9:5)
- Paulus mengatakan Yesus adalah Tuhan ( Roma 10:9)
- Paulus mengatakan Yesus adalah anak Allah ( Kisah rasul 9:20)
- Paulus mengatakan Yesus adalah anak domba ( 1Korintus 5:7)
- Paulus mengatakan Yesus adalah persembahan yang harum bagi Tuhan
(Efesus 5:2 )
Dari perkataan Paulus diatas Paulus memulyakan Yesus atau menghina Yesus ?
Paulus menghina Yesus, merendahkan martabatnya.
Dimana orang yang pertama kali disebut Kristen ?
Orang yang pertama kali disebut Kristen adalah pengikut Paulus di Antiokia.
Kisah rasul 11:26 Mereka tinggal bersama-sama dengan jemaat itu satu tahun lamanya, sambil mengajar banyak orang. Di Antiokhialah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen.
Ulasan
Ajaran Kristen yang dibuat Paulus sangat bertentangan dengan ajaran Yesus. Sesungguhnya Paulus tidak mengenal Yesus secara historis. Bagi Paulus Yesus hanyalah suatu lambang yang kebetulan dari Tuhan yang menebus dosa dunia. Bagi Paulus Yesus hanyalah suatu ide bukan suatu kenyataan.
Yesus sebagai tokoh yang di-Kristus-kan Paulus hanyalah satu tokoh simbolis, bukan tokoh sesungguhnya. Paulus sebenarnya menghilangkan Yesus secara historis. Pauluslah yang mengatakan bahwa dosa-dosa manusia yang percaya telah dicuci bersih dengan pengorba-nan darah Yesus.
Semuanya dilakukan Paulus untuk mengangkat Yesus menjadi pemenang dalam lakon sandiwara dewa-dewa yang dipuja di sekitar Mediterania pada masa itu. Paulus mengenal Yesus hanya dari desas desus dan jarang sekali menyebut tentang kehidupan Yesus sebagai manusia didalam surat-suratnya. Dengan memitoskan Yesus menjadi Kristus anak Tuhan, Paulus sudah menyamakan Yesus dengan tuhan-tuhan mitologis yang dipuja di sekitar wilayah Mediterania.
Bagaimana pengertian agama Kristen menurut buku-buku Kristen ?
Pengertian agama Kristen dalam buku-buku Kristen
*. Agama Kristen bukan ajaran atau cara hidup tertentu, tetapi keperca-yaan.
Dalam buku " Materi Pokok Agama Katolik " karangan Dra. Damascena Ari Suharso CB ( Karunika Jakarta 1985) hal 42 menyebutkan bahwa:
1. Nama Kristen tidak berasal dari Kristen sendiri, melainkan diberikan dari orang luar yaitu penguasa Romawi pada waktu itu.
2. Nama Kristen dipakai untuk mengejek orang-orang yang dipandang sebagai seorang budak yang sangat tidak terhormat.
3. Kristen sebagai penganut ajaran Kristus yang dipandang sebagai agama rahasia atau agama gaib dan kalau dibedakan dengan agama Yahudi sebagai agama resmi waktu itu Kristen dianggap sebagai agama liar karena tidak mendapat perlindungan dari negara.
4. Kristen mengandung arti politik sebagai gerakan mesias. Dalam Kisah rasul 24:5 orang Kristen disebut penganut sekte Nasrani.
5. Kristen bukan agama dalam arti ajaran atau cara hidup tertentu, melainkan sebagai ungkapan dari percaya akan Yesus Kristus. Maka lebih baik dari pada kata " agama " diganti dengan kata " gereja", yang berarti kumpulan orang-orang yang percaya. ( hal 47 ).
*. Agama Kristen yang sesungguhnya tidak berpusat pada hukum dan peraturan.
Didalam buku Introduksi Perjanjian Baru karangan Pdt. Ola tulluan Ph. D, Dept. Literatur YPPII Malang, hal 73 mengatakan : "Agama Kristen yang sesungguhnya tidak berpusat pada hukum dan peraturan. ".
*. Agama Kristen tidak terikat dengan aturan dan hukum manapun
Didalam buku Berbagai Aliran didalam Gereja karangan Pendeta Dr. Jan. Aritonang penerbit BPK tahun 2003 hal 31 mengatakan :
" Seorang Kristen pada hakekatnya bebas dari hukum atau Taurat manapun, dan tidak terikat pada peraturan yang dikeluarkan oleh siapapun, biar paus sekalipun, sebab ia sudah memiliki kebenaran Kristus dan tidak lagi membutuhkan perbuata-perbuatan amal ".
*. Agama Kristen bukan ajaran Yesus
Didalam buku Panggilan Kristen karangan DR. C. Groenen Ofm, Penerbit Kanisius, hal 12 mengetaha:
" Jadi yang diajarkan ( dalam agama Kristen ) bukanlah ajaran Yesus, bukan karyanya dahulu, bukan sengsaranya, melainkan kedudukannya sekarang Yesus dari Nazaret yang dibunuh itu kini menjabat Kristus dan Kirios".
" Agama Kristen bukannya agama Kitab, melainkan agama yang berpusatkan diri Yesus Kristus sebagai Penyelamat manusia yang tetap berkarya ".
Ulasan
Masih banyak kalangan umat Islam yang mempercayai bahwa Nasrani dengan Kristen adalah sama, dan agama Kristen adalah agama samawi. Hal ini mereka berpegang pada Kamus Umum Bahasa Indonesia Karangan WJS Poerwodarminto yang beragama Katolik yang mengatakan Agama Kristen adalah agama yang diajarkan Nabi Isa as. Maka dengan uraian diatas jelas bahwa agama Kristen bukanlah agama yang diajarkan nabi Isa as tetapi agama kepercayaan yang diciptakan oleh Paulus.
Apakah agama Kristen agama wahyu Tuhan ?
Bukan. Kalau melihat dari cerita tentang penyaliban Yesus, doktrin Kristen, perayaan-perayaan, ritus-ritus, dan perlambangan gereja, cukup membuktikan bahwa Kristen bukanlah suatu agama yang berlandaskan wahyu Tuhan yang tidak dapat diubah, tetapi kelanjutan dari pemujaan berhala dari manusia primitif.
Pemujaan apa yang lebih dominan mempengaruhi kepercayaan Kristen ?
Agama Pagan yaitu agama yang memuja matahari yang sangat popular dan muncul dalam kepercayaan Kristen. Perayaan Natal dan Paskah disesuaikan dengan peryaan pergantian musim dan pergantian siang dan malam menjadi hari kegembiraan dan pesta yang meriah. Waktu itu matahari mulai bergeser dan pergeserannya mencapai titik terjauh pada musim dingin. Setelah cahaya dan panasnya mulai meningkat naik ke horizon seolah-olah manusia lahir kembali. Hari Minggu merupakan hari kelahiran Matahari atau Sun Day dan sebagai hari libur bagi umat Kristen untuk menghormati Dewa Matahari.
Dewa-dewa apa saja yang mempengaruhi kepercayaan Kristen ?
Yesus mulai popular dikerajaan Romawi bertepatan dengan penyembahan matahari secara universal. Banyak Negara di Timur Tengah waktu itu memuja dewa matahari walaupun dewa matahari mereka berbeda-beda. Seperti dinengara-negara Mediterania adalah dewa Attis dari Phrygia, Dewa Adonis dari Syiria, Dewa Dionysius atau Bacchus dari Yunani, dewa Bel atau Baal dari Babilonia, Osiris dan Horus dari Mesir, Mithra dari Persia.
a. Dewa Attis lahir dari seorang perawan bernama Nana dan dinggap sebagai putra tuhan. Mengorbankan nyawanya untuk mati dan darahnya membawa kehidupan baru.
b. Adinis atau Tammuz lahir dari seorang perawa sebagai juruselamat.Menjalani kematian untuk pewmbebasan manusia, kemudian bangkit dimusim semi.
c. Dionysius atau Bacchus Putra tuhan Yupiter lahir dari seorang perawan pada tanggal 25 Desember. Seorang penebus dosa, pembebas dan penyelamat.
d. Bel atau Baal tuhan matahari rakyat Babilonia. Orang-orang Yahudi telah melampaui masa yang panjang dalam pembuangan di Babilonia selama pemerintahan Nebukadnesar sehingga orang-orang Yahudi begitu dekat kenal dengan dewa Baal.
e. Osiris lahir dari seorang perawan, oleh orang Mesir disebut Perawan Dunia. Dia dibunuh dan dikubur, tetapi dalam tiga hari tiga malam bangkit dari kematiannya.
f. Mithra dilahirkan dari perawan tanggal 25 Desember. Memiliki tujuh sakramen diantaranya, pembaptisan, konfirmasi, makan malam, dll.
(KODIRAN SALIM)
Tampilkan postingan dengan label Kristologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kristologi. Tampilkan semua postingan
Minggu, Februari 10, 2008
Ajaran Kristen menganjurkan minum Khamr
Khamr adalah apa saja yang mempunyai potensi memabukkan. Khamr tidak identik dengan alkohol, walaupun dalam khamr itu banyak kandungan alkoholnya dan memabukkan. Rasulullah saw pernah ditanya tentang minuman yang dibuat dari madu, jagung atau gandum yang diperas hingga menjadi minuman keras, maka beliau menjawab : Setiap yang memabukkan adalah khamr, dan setiap khamr adalah haram (HR.Muslim).
Keharaman khamr itu tidak diukur dari sedikit atau banyaknya kandungan khamr tersebut. Rasulullah saw menegaskan : Apa saja yang banyaknya memabukkan, maka sedikitnyapun haram (HR.Ahmsr, Abu Daud,Tirmizi). Rasulullah juga mengingatkan ada 10 orang yang dilaknat terkait dengan khamr yaitu : orang yang memerasnya, orang yang minta diperaskan, orang yang meminumnya, orang yang membawakannya, orang yang dibawakannya, orang yang menuangkannya, orang yang menjualnya, orang yang memakan harganya (uang hasil penjualannya), orang yang membelinya dan orang yang minta dibelikan
Wine adalah khamr
Apakah wine tergolong khamr ? Betul. Wine termasuk minuman beralkohol yang dihasilkan dari fermentasi buah-buahan. Buah yang paling umum digunakan sebagai bahan baku wine adalah buah anggur.
Fruit wine atau country wine, adalah wine yang terbuat dari buah-buahan selain buah anggur. Wine juga dapat terbuat dari pati seperti barley wine, rice wine, dan sake (minuman khas Jepang). Ada juga wine yang terbuat dari hasil destilasi yang disebut sebagai brandy.
Kata wine berasal dari bahasa Inggris tua, yaitu win, yang berarti “menang”. Pada zaman dahulu, minuman ini digunakan sebagai minuman kehormatan bagi para raja. Hingga kini wine memang sering digunakan untuk merayakan suatu momentum atau keberhasilan, ataupun tahun baru.Wine diperkirakan berasal dari Eropa dan populer di seluruh dunia akibat penjelajahan. Minuman ini sering juga disebut sebagai minuman Misionaris karena wine juga digunakan dalam perayaan ekaristi pemeluk agama Katolik. Wine menjadi minuman dalam upacara di gereja.
Di gereja setelah acara misa berakhir dilanjutkan dengan sebuah acara yang bernama Fellowship. Snacks disediakan di fellowship hall yang ada di setiap gereja dan yang disajikan antara lain adalah crackers, buah-buahan, kopi, donat, orange juice, apple juice, grape juice dan satu lagi yang paling spesial adalah wine. Dan wine ini sengaja disuguhkan oleh para Diakon untuk jemaat dewasa.
Kata Bibel tentang khamr
Yeremia 25:27 Kemudian haruslah kaukatakan kepada mereka: Beginilah firman TUHAN semesta alam, Allah Israel: Minumlah sampai mabuk dan muntah-muntah! Rebahlah dan jangan bangun lagi, oleh karena pedang yang hendak Kukirimkan ke antara kamu!
I Timotius 5:23 Janganlah lagi minum air saja, melainkan tambahkanlah anggur sedikit, berhubung pencernaanmu terganggu dan tubuhmu sering lemah.
Amsal 9:5 "Marilah, makanlah rotiku, dan minumlah anggur yang telah kucampur;
Pengkhotbah 9:7 Mari, makanlah rotimu dengan sukaria, dan minumlah anggurmu dengan hati yang senang, karena Allah sudah lama berkenan akan perbuatanmu.
Ketika seorang kristen di tanya apakah dia meminum wine ia menjawab : “ya ! saya minum anggur beralkhohol, karena Alkitab tidak melarang meminumnya”. Dan justru banyak pendeta yang menganjurkan untuk meminum wine dengan alasan kesehatan. Alasan mereka, alkohol dalam wine membersihkan pembuluh darah dan pencernaan sehingga mengurangi kolesterol.
Orang Yahudi juga meminum wine. Mereka mempunyai jenis tertentu wine yang digunakan saat ekaristi, yakni yang disebut Jewish Kohser Wine (kohser = halal).
Hanya Islam-lah agama yang konsisten dan tegas melarang Khamr.
Silmy.
Muhammad Saw adalah Nabi palsu ?
Salah satu tuduhan umat Kristen terhadap Nabi Muhammad adalah sebagai nabi
palsu. Mereka mendasarkan tuduhannya pada Mat 24:11, 24 yang berbunyi :
"Banyak nabi palsu akan muncul dan menyesatkan banyak orang."
Sayang sekali bahwa mereka tidak mengikuti perintah dalam kitab mereka sendiri
untuk 'menguji segala sesuatunya' karena hanya dengan mengujinyalah akan tahu apakah seseorang yang mengaku-aku nabi itu palsu atau bukan. Bahkan umat Kristen telah menetapkan tidak mengakui Muhammad sebagai nabi. Muhammad dianggap sebagai nabi palsu tanpa mau mengujinya.
Beberapa diantaranya bahkan membuat cerita bohong untuk membuktikan tuduhan mereka seperti Hugo Gratius, seorang ilmuwan dan negarawan Belanda yang membuat cerita bohong tentang Rasulullah. Dia mengatakan Muhammad telah melatih burung merpati untuk memungut biji-bijian dari telinganya agar dapat menipu orang di sekitarnya bahwa Roh Kudus dalam bentuk merpati telah membisikkan wahyu kepadanya ! Ketika ditanya bukti tentang hal tersebut Grotius dengan tanpa malu menyatakan tidak ada bukti mengenai hal itu.
Untunglah di antara umat Kristen sendiri ada beberapa ilmuwan yang tidak bisa menerima begitu saja cerita-cerita absurd semacam itu tanpa menyelidikinya lebih dahulu. Salah seorang ilmuwan tersebut adalah Thomas Carlyle, salah seorang pemikir besar Inggris dalam bukunya 'Heroes and Hero-worship'. Dalam bukunya tersebut dengan tegas ia menyatakan :
"Kebohongan-kebohongan yang dengan penuh semangat telah dituduhkan
pada Muhammad adalah hanya menghinakan diri kita sendiri."
Mengapa ia berkata demikian ? Ternyata ia menemukan hal yang berbeda dengan apa yang telah dituduhkan oleh umat Kristen terhadap Muhammad. Ia bahkan berbalik mengagumi Rasulullah dan membalas tuduhan-tuduhan terhadap Rasulullah. Apa katanya tentang tuduhan nabi palsu pada nabi Muhamad ?
"Nabi palsu mendirikan sebuah agama ? Mana bisa ? Seorang yang
palsu bahkan tidak bisa membangun sebuah rumah terbuat dari
bata! Jika ia tidak tahu dan tidak mengikuti ilmu dan cara-cara
membuat adonan semen, bata dan segala sesuatu yang berhubungan
dengan itu. Bukannya rumah yang dapat ia bangun, melainkan
tumpukan sampah. Ia tidak akan dapat bertahan dua belas abad
(sekarang 14 abad), memiliki pengikut sebanyak 180 juta orang
(sekarang lebih dari 1 milyar pengikut), ajarannya akan hancur
berantakan.....imam palsu adalah palsu. "
"Ambisi ? Apa yang bisa dilakukan seluruh tanah Arab untuk orang
ini ; dengan mahkota dari Heraclius Yunani, Kerajaan Persia, dan
semua mahkota yang ada di dunia; - Apa yang bisa dilakukan untuk
Muhammad ? Tidak ! Tidak ada ambisi tersebut padanya. Itu adalah
teori dan hipotesis palsu, yang karena tidak bisa diterapkan, dan
bahkan tidak bisa ditolerir, sangat perlu kita hindari.
Mengapa Thomas Carlyle, seorang penganut Kristen yang taat, perlu membela
Muhammad ? Mengapa ia memilih Muhammad, orang yang paling didustakan pada jamannya Thomas Carlyle, sebagai nabi-pahlawannya ? Mengapa bukan Musa, Daud,
Sulaiman, atau Yesus tapi Muhammad ?
Untuk menenangkan umat Anglican di mana ia hidup, ia memberikan dalihnya :
"Karena tidak ada bahaya bagi kita semua untuk berubah menjadi
penganut Muhammad, saya berniat untuk menyatakan apa-apa yang
baik tentang diri Muhammad sejujur-jujurnya."
Sungguh sulit untuk mencari seorang umat Kristen yang berani menyatakan
apa-apa yang benar tentang Muhammad dan Islam pada jaman di mana kebencian
dan prasangka buruk terhadap Islam dan Muhammad begitu besar. Ia mengakui
dengan jujur akan ketulusan Nabi Muhammad dalam menyebarkan ajarannya,
sesuatu yang tidak mungkin dilakukan oleh seorang nabi palsu. Selanjutnya ia
berkata :
"Ketulusan Manusia Agung ini adalah sesuatu yang tidak bisa
dia ucapkan sendiri. Tidak. Manusia Agung ini tidak pernah
menyombongkan dirinya dengan ketulusannya. Ia jauh dari itu.
Bahkan ia mungkin tidak pernah bertanya pada dirinya apakah
ia tulus atau tidak : Saya berani mengatakan bahwa ketulusan
nya tidak bergantung pada dirinya. Ia tidak bisa tidak tulus."
"Seseorang yang benar dan jujur; benar dalam perbuatannya,
benar dalam ucapan dan pikirannya. Mereka tahu bahwa ia
selalu mempunyai tujuan, seorang yang hemat dalam berbicara,
diam kalau tak ada yang perlu diucapkan, tapi tegas, bijak,
dan tulus jika berbicara; selalu memberikan jalan keluar
dalam setiap masalah. Inilah yang disebut 'worth speaking
speech' !
Sampai sekarang susah dipahami mengapa Carlyle begitu berani berhadapan langsung 180 derajat dengan pendapat umum mengenai Nabi Muhammad.
Puji-pujiannya yang tinggi terhadap Nabi Muhammad sulit dipahami dalam
konteks bahwa ia seorang penganut Kristen yang taat. Ia seolah hendak
mengaminkan pujian Allah sendiri terhadap NabiNya tersebut dalam QS 68:4 :
"Dan sungguh sebenarnya engkau memiliki kepribadian yang tinggi."
wallahu ‘alam bishawab.
(Masagus Armansyah. S.Kom.)
palsu. Mereka mendasarkan tuduhannya pada Mat 24:11, 24 yang berbunyi :
"Banyak nabi palsu akan muncul dan menyesatkan banyak orang."
Sayang sekali bahwa mereka tidak mengikuti perintah dalam kitab mereka sendiri
untuk 'menguji segala sesuatunya' karena hanya dengan mengujinyalah akan tahu apakah seseorang yang mengaku-aku nabi itu palsu atau bukan. Bahkan umat Kristen telah menetapkan tidak mengakui Muhammad sebagai nabi. Muhammad dianggap sebagai nabi palsu tanpa mau mengujinya.
Beberapa diantaranya bahkan membuat cerita bohong untuk membuktikan tuduhan mereka seperti Hugo Gratius, seorang ilmuwan dan negarawan Belanda yang membuat cerita bohong tentang Rasulullah. Dia mengatakan Muhammad telah melatih burung merpati untuk memungut biji-bijian dari telinganya agar dapat menipu orang di sekitarnya bahwa Roh Kudus dalam bentuk merpati telah membisikkan wahyu kepadanya ! Ketika ditanya bukti tentang hal tersebut Grotius dengan tanpa malu menyatakan tidak ada bukti mengenai hal itu.
Untunglah di antara umat Kristen sendiri ada beberapa ilmuwan yang tidak bisa menerima begitu saja cerita-cerita absurd semacam itu tanpa menyelidikinya lebih dahulu. Salah seorang ilmuwan tersebut adalah Thomas Carlyle, salah seorang pemikir besar Inggris dalam bukunya 'Heroes and Hero-worship'. Dalam bukunya tersebut dengan tegas ia menyatakan :
"Kebohongan-kebohongan yang dengan penuh semangat telah dituduhkan
pada Muhammad adalah hanya menghinakan diri kita sendiri."
Mengapa ia berkata demikian ? Ternyata ia menemukan hal yang berbeda dengan apa yang telah dituduhkan oleh umat Kristen terhadap Muhammad. Ia bahkan berbalik mengagumi Rasulullah dan membalas tuduhan-tuduhan terhadap Rasulullah. Apa katanya tentang tuduhan nabi palsu pada nabi Muhamad ?
"Nabi palsu mendirikan sebuah agama ? Mana bisa ? Seorang yang
palsu bahkan tidak bisa membangun sebuah rumah terbuat dari
bata! Jika ia tidak tahu dan tidak mengikuti ilmu dan cara-cara
membuat adonan semen, bata dan segala sesuatu yang berhubungan
dengan itu. Bukannya rumah yang dapat ia bangun, melainkan
tumpukan sampah. Ia tidak akan dapat bertahan dua belas abad
(sekarang 14 abad), memiliki pengikut sebanyak 180 juta orang
(sekarang lebih dari 1 milyar pengikut), ajarannya akan hancur
berantakan.....imam palsu adalah palsu. "
"Ambisi ? Apa yang bisa dilakukan seluruh tanah Arab untuk orang
ini ; dengan mahkota dari Heraclius Yunani, Kerajaan Persia, dan
semua mahkota yang ada di dunia; - Apa yang bisa dilakukan untuk
Muhammad ? Tidak ! Tidak ada ambisi tersebut padanya. Itu adalah
teori dan hipotesis palsu, yang karena tidak bisa diterapkan, dan
bahkan tidak bisa ditolerir, sangat perlu kita hindari.
Mengapa Thomas Carlyle, seorang penganut Kristen yang taat, perlu membela
Muhammad ? Mengapa ia memilih Muhammad, orang yang paling didustakan pada jamannya Thomas Carlyle, sebagai nabi-pahlawannya ? Mengapa bukan Musa, Daud,
Sulaiman, atau Yesus tapi Muhammad ?
Untuk menenangkan umat Anglican di mana ia hidup, ia memberikan dalihnya :
"Karena tidak ada bahaya bagi kita semua untuk berubah menjadi
penganut Muhammad, saya berniat untuk menyatakan apa-apa yang
baik tentang diri Muhammad sejujur-jujurnya."
Sungguh sulit untuk mencari seorang umat Kristen yang berani menyatakan
apa-apa yang benar tentang Muhammad dan Islam pada jaman di mana kebencian
dan prasangka buruk terhadap Islam dan Muhammad begitu besar. Ia mengakui
dengan jujur akan ketulusan Nabi Muhammad dalam menyebarkan ajarannya,
sesuatu yang tidak mungkin dilakukan oleh seorang nabi palsu. Selanjutnya ia
berkata :
"Ketulusan Manusia Agung ini adalah sesuatu yang tidak bisa
dia ucapkan sendiri. Tidak. Manusia Agung ini tidak pernah
menyombongkan dirinya dengan ketulusannya. Ia jauh dari itu.
Bahkan ia mungkin tidak pernah bertanya pada dirinya apakah
ia tulus atau tidak : Saya berani mengatakan bahwa ketulusan
nya tidak bergantung pada dirinya. Ia tidak bisa tidak tulus."
"Seseorang yang benar dan jujur; benar dalam perbuatannya,
benar dalam ucapan dan pikirannya. Mereka tahu bahwa ia
selalu mempunyai tujuan, seorang yang hemat dalam berbicara,
diam kalau tak ada yang perlu diucapkan, tapi tegas, bijak,
dan tulus jika berbicara; selalu memberikan jalan keluar
dalam setiap masalah. Inilah yang disebut 'worth speaking
speech' !
Sampai sekarang susah dipahami mengapa Carlyle begitu berani berhadapan langsung 180 derajat dengan pendapat umum mengenai Nabi Muhammad.
Puji-pujiannya yang tinggi terhadap Nabi Muhammad sulit dipahami dalam
konteks bahwa ia seorang penganut Kristen yang taat. Ia seolah hendak
mengaminkan pujian Allah sendiri terhadap NabiNya tersebut dalam QS 68:4 :
"Dan sungguh sebenarnya engkau memiliki kepribadian yang tinggi."
wallahu ‘alam bishawab.
(Masagus Armansyah. S.Kom.)
Langganan:
Postingan (Atom)